4 Hal yang perlu diperhatikan sebelum merakit Filament Extruder

filament extruder merupakan solusi bagi para DIY Makers 3D Printer, tidak dipungkiri bahwa penggunaan filament sangat lah boros, ditambah lagi harga filament 3D Printer yang lumayan mahal, menjadikan 3D Printer kurang berkembang di indonesia, alasan utamanya adalah karena mahal, kurangnya sosialisasi terhadap teknologi 3D Printer, serta keterbatasan dalam informasi. Filament Extruder sendiri menjadi jawaban bagi para DIY Makers 3D Printer untuk memperkecil biaya produksi, Perlu kalian ketahui Sebelum kamu berfikir untuk merakit filament extruder, ada baiknya kamu memikir kan hal hal berikut ini


1. Bahan Baku
Ketersediaan bahan baku merupakan kendala utama dalam pembuatan Filament, bagi kalian yang basic nya tidak bermain di dunia plastic, pasti akan mengalami kendala dalam pencarian bahan baku. Bahan baku sendiri bisa berupa Flakes maupun Biji.

2. Pemahaman tentang Jenis Plastik
Plastik sendiri terdiri dari Thermoseting dan termoplastic, saya tidak akan menjelaskan apa itu thermoplastic dan thermoseting. Secara garis besar kita menggunakan Thermoplastic dalam pembuatan filament.

3. Perkakas dalam perakitan.
Untuk menunjang perakitan filament extruder cukuplah rumit, Kuncinya adalah Presisi, ya segala yang berhubungan dengan 3D Printer pasti berhubungan dengan kepresisian. tidak luput juga dalam perakitan Filament Extruder. Kamu harus mempunyai Bor, Gerinda tangan, dudukan Gerinda tangan, Dudukan Bor kamu wajib punya. ditambah ada beberapa yang harus kita Bubut

4. Design Filamen extruder.
Banyak sekali di luar sana yang merakit filament extruder, Dari Lyman, NoztecPro, RWG Research dan masih banyak yg lain nya, kamu harus explorasi design mana yang sekiranya cocok dan sekiranya kamu mampu untuk merakit. Saya sendiri sangat menyarankan design dari RWG Research





Dari 4 kesulitan yang saya sebutkan di atas, akan terbayar dengan hal hal berikut ini

1. Kepuasan
kamu akan merasa puas apabila bisa mendaur ulang filament / hasil print yang menjadi sampah.

2. Harga
Kamu dapat memperkecil biaya produksi, sebagai gambaran. Harga Biji Plastic Recycle ABS tidak lebih dari 20rb/KG Harga dari Flakes ABS Tidak lebih dari 15rb/kg . Sangat sangat menguntungkan bukan?

3. Mixing
Kamu dapat mixing beberapa material plastic untuk memenuhi kebutuhan karakteristik yang di butuhkan. misal kamu ingin cetak Propeller Drone, tidak disarankan menggunakan ABS, karena gampang patah, gunakanlah material PP, Jika kamu ingin produksi Gear, gunakan lah material Nylon karena nylon mempunyai tahan gesekan dan tahan bahan kimia. Untuk penjelasan Jenis dan karakteristik plastic akan kita bahas pada artikel selanjutnya.

Mungkin itu saja 4 Hal yang perlu diperhatikan sebelum merakit Filament Extruder
Semoga 3D Printer indonesia semakin maju. Untuk bahan baku sendiri, mungkin saya bisa membantu mencarilan sumber dimana kalian dapat membeli nya, dan untuk konsultasi bisa melalui Blog Idekubagus ini.

Related Posts:


Disqus Comments
© 2017 Idekubagus - Template Created by goomsite - Proudly powered by Blogger